4.2.
PENDEKATAN UMUM PERANCANGAN
Pasar merupakan salah satu sumber daya yang potensial
dan strategis dalam perencanaan, karena pasar adalah pusat kegiatan ekonomi
yang dapat merangkul semua
kalangan masyarakat, terutama masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang merupakan sebagian besar
penduduk negara kita. Pasar
selain sebagai penggerak roda perekonomian (generator) dapat dikembangkan sebagai sarana rekreasi dan interaksi
yang diharapkan dapat mempererat rasa persaudaraan warga (menghindari suasana
individualis dalam masyarakat).
Kondisi pasar tradisional yang identik dengan kesan
kumuh dan jorok terjadi karena penataan dan pengelolaan pasar yang belum
dilakukan dengan optimal. Sehingga sebagai upaya menghilangkan kesan tersebut,
perlu dilakukan dan pengelolaan yang baik, dan pada akhirnya dapat menimbulkan
efek positif di berbagai lini kehidupan, karena pasar merupakan salah satu
denyut nadi perekonomian suatu daerah yang melibatkan masyarakat secara
langsung sebagai pelaku utamanya.
Kedinamisan suatu pasar tradisional merupakan salah
satu indikator keberhasilan perekonomian suatu daerah, yang berpengaruh pada
tingkat kesejahteraan masyarakat pada daerah tersebut.
4.2.1. Pendekatan
Konsep Makro
Salah satu faktor pendekatan konsep makro dalam
perencanaan Pasar Buah Sawangan yang sangat penting adalah lokasi pasar, yang
memperhitungkan hubungan dengan kawasan sekitarnya. Lokasi yang ada harus diperhatikan
dari segi kestrategisannya, mudah dikenali dan berada di Kawasan Agropolitan
Rojonoto. Sehingga hal tersebut dapat menjadi potensi yang kuat untuk perencanaan
Pasar Buah Sawangan ini untuk menjadi pusat perdagangan bagi masyarakat sekitar
pada khususnya dan masyarakat Kabupaten Wonosobo pada umumnya, pusat pemasaran
bagi petani, pusat pendidikan agro bagi masyarakat dan rekreasi bagi masyarakat
kabupaten Wonosobo.
4.2.2. Pendekatan Konsep Mikro
Konsep Mikro merupakan konsep yang berhubungan dengan
kawasan yang telah ada, sehingga dapat berfungsi optimal dengan analisa dari
aspek-aspek yang berhubungan dengan lingkungan setempat.
Melihat lokasi wilayah perencanaan Pasar Buah Sawangan
terhadap wilayah-wilayah
lainnya serta hubungannya dengan infrastruktur-infrastruktur utama di Kawasan
perencanaan, maka perencanaan Pasar Buah Sawangan ini sangat berpotensi besar
untuk mengembangkan Wilayah Agropolitan sebagai pusat dalam skala regional. Dari
konsep inilah diterjemahkan dalam konsep-konsep arsitektural yang berhubungan
langsung dengan desain menjadi konsep mikro.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar