Tampilkan postingan dengan label BLOG & ORANG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BLOG & ORANG. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 November 2020

Curhatan Orang Tua Murid Atas Dampak Corona

[10/11 20:32] +62 857-2701-5223: pak..ngapunten sanget nggih..menawi saged mlebet sekolah mwon pak..soale kulo mpun stres sanget ngurusi lare..susah sanget ken nggarap p.r...pdahal ajeng diajari tp tetep mboten purun..njur kulo ken pripun pak..irwan dereng ngumpulaken p.r.e...ngapunten sanget pak

[10/11 21:10] +62 857-8618-6310: kulo be asline setujuli pak nek sekolah mawon dene corona inzaaloh boten enten lah pak,,mpon ical tebeh pak,,asline nek sekolah jok larene mboten angsal garap kiyabek ka,,mboten tergantungan jaluh orang tuanyan pak,,ngapunten niku kulo gih ngerasa setresss pak👏👏👏👏

Minggu, 17 Januari 2016

DOSENKU IDOLAKU || Ir. Heri Hermanto, MT

Ir. Heri Hermanto, MT, salah satu dosen dari Program Studi Arsitektur Universitas Sains Al Qur’an (UNSIQ) Wonosobo, resmi menyandang gelar doktor bidang Ilmu Teknik Arsitektur dan Perencanaan dengan judul desertasi ”TUNGGAL BAGENEN-BOTOLAN” SEBAGAI KESADARAN TRANSENDENTAL PADA PEMBENTUKAN PERMUKIMAN DI PEGUNUNGAN DIENG.

Heri Hermanto mempresentasikan disertasi doktoralnya tersebut, merupakan hasil riset yang dilakukan di kawasan pegunungan Dieng meliputi 15 Desa di Kecamatan Kejajar Wonosobo dan 2 Desa di Kecamatan Batur Banjarnegara. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode fenomenologi. Pendekatan fenomenologi tidak terbatas pada pemahaman fisik atas fenomena bagenen dan  botolan.  Tetapi juga mengungkap  yang ada dibalik di fenomena bagenen dan  botolan.

Dalam desertasinya disampaikan,  Pegunungan Dieng merupakan wilayah yang memiliki banyak peninggalan sejarah yang tinggi dan budaya yang unik. Masyarakat di Pegunungan Dieng telah mengalami perubahan budaya dari tradisi Jawa, Hindu, kemudian Islam. Beberapa tradisi yang ada, yakni Merdi Desa, Bebersih, NyelametiKali, Baritan, Riyoyo, Pemotongan rambut gembel, dan Tradisi  Pengajian Rutin. Sedangkan kebiasaan lokal yang sudah berlangsung sejak jaman dulu, adalah Genen, Berkumpul di rumah orang tua, dan Karing. Keadaan alam, aspek sosial, dan budaya tersebut memberikan pengaruh pada wujud permukimannya.

Disertasi Heri meraih predikat lulus sangat memuaskan pada Sidang Terbuka Promosi Doktor di Fakultas Teknik UGM Jogjakarta (26/2)  dengan Promotor Prof. Ir. Achmad Djunedi, MUP., Ph.D dan Ko-Promotor Prof. Ir. Sudaryono, ME.Eng. Ph.D. Sedangkan Dewan Penguji dari UGM Jogjakarta, terdiri dari Ir. Subaryono, MA.Ph.D. (Ketua) DR. Ir. Ahmad Sarwadi, M.Eng., M. Sari Royhansyah, M.Eng.D.Eng., Ardyha Nareswari., M.Eng. Ph.D serta Ir. Iwan Sudrajat, MSA., Ph.D dari Institut Teknologi Bandung 

Selasa, 13 Januari 2015

PROFIL RRIYO CAHYONO Wonosobo

Ini dia bapak gaul, muda cerdas dan berimajinasi tinggi. Berselfie bersama istrinya mereka berdua seperti Pasangan ABG Tua. Hahaha.... sory pak pri.... dulu saya kenal sewaktu masih menjabat kasi pemer di kec sukoharjo saat saya jd kordinator ektp kec. Selanjutnya beliau dipindah tugaskan di kec selomerto disana beliau juga menjabat sebagai kasi pemerintahan

Saat ini dinas di KEMKOMINFO Wonosobo

Selasa, 18 Maret 2014

Profil Kholiq ARif Wonosobo (Mantan Bupati Wonosobo)


Abdul Kholiq Arif – Tokoh yang khasrismatik ini dilahirkrkan disebuah kota kecil di Jawa Tengah, Kabupaten Wonosobo 47 tahun yang lalu atau tepatnya pada 16 September 1968. Sosok yang akrab di panggil Kholiq ini dilahirkan dari rahim ibu kandungnya yang bernama Hj. Ruqoyah. Kholiq merupakan anak ketujuh dari delapan bersaudara dan menjadi salah satu anak yang paling menonjol dalam biang politik, terlihat Kholiq mampu menjadi orang nomor satu di Wonosobo dengan menjabat sebagai Bupati Wonosobo. Kholiq kecil yang sudah terbiasa hidup dipesantren menjadikanya dirinya sebagai pribadi yang sederhana dan mampu berinteraksi dengan berbagai lingkungan, tak hanya dengan kaum pelajar, Kholik kecil bahkan mampu bergaul dengan para anak jalanan dan pengamen, hal ini dilakukanya untuk melatih kepekaan social terhadap sesama teman-temanya, disamping untuk menambah lebih banyak teman. Kholiq remaja, telah banyak mendapat tempaan yang cukup membuatnya menjadi orang hebat di Wonosobo, H Umar Sholeh sang ayahlah yang mengajarkanya. Kholiq remaja oleh ayahnya ini diajarkan untuk menjadi pribadi yang berkarakter, sederhana, dan mandiri. Untuk mendapatkan kepribadian yang demikian, pada saat remaja Kholiq dipondokan dipesantren. Salah satu Pesantren yang menjadi rujukanya adalah sebuah Pesantren yang berada di kawasan Magelang. Pesantren Darussalam Muntilan Magelang dibawah asuhan KH Abdul Haq inilah sebagai salah satu tonggak awal pembentukan karakter si Kholiq remaja. Kholiq remaja, mengenyam awal pendidikan formalnya di MI AL Falah Jaraksari, sekolah yang tidak begitu jauh dari Rumahanya, setamat di MI AL Falah Jaraksari tersebut, Kholiq melanjutkan jenjang pendidikan formalnya di MTs Negeri Banjarnegara, lagi-lagi Kholiq berani mengambil resiko dengan mengambil dua jalur pendidikan sekaligus, yakni pendidikan fomal dan pendidikan non formal, selama ia menjadi siswa di MTs Negeri Banjarnegara, Kholiq juga menjadi salah satu santri di Pesantren Al Fallah Parakancanggah Banjarnegara, sebuah pesantren yang didirikan oleh eyang buyutnya. Setelah masa sekolahnya selesai di MTs Negeri Banjarnegara, H Umar Sholeh yang merupakan salah satu tokoh Nahdlotul Ulama (NU) di Wonosobo mengirimkan Kholiq muda ke tebuireng Jombang Jawa Timur sebuah kota yang menjadi tanah leluhur para pendiri NU, dengan harapan kelak Kholiq akan mampu meneruskan perjuangan para Alim Ulama pendiri NU. Saat menjadi santri di Tebuireng Jombang, Kholiq Kholi1 juga melanjutkan sekolah di SMA Wahid Hasyim, salah satu sekolah yang didirikan oleh pendiri pesntren tersebut. Namun naas bagi Kholiq, gangguan kesehatan banyak menyita waktu belajar di negeri pejuang kemerdekaan Indonesia, akibatnya, Kholiq muda harus kembali ketanah kelahiran (Wonosobo) meski demikian, setibanya di Wonosobo Kholiq yang memiliki keinginann belajar yang kuat berkeinginan keras untuk tetap melanjutkan sekolahnya. Beberapa saat setelah kepulanganya dari Tebuireng Jombang, Kholiq melanjutkan sekolahan formalnya di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Wonosobo dibawah asuhan KH Muntha Al-Hafidz, salah seorang tokoh Ulama besar yang pesantrenya berdiri di kawasan Kalibeber, Mojotengah Wonosobo. Setelah lulus dari MAN Wonosobo, Kholik melanjutkan kuliahnya di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kalijaga Yogykarta (sekarang UIN Yogyakarta) dengan mengambi Fakultas Syari’ah. Saat kuliah, Kholiq aktif diberbagai kegiatan kemahasiswaan, Kholiq juga memiliki hobi membaca dan menulis, oleh karnanya masa-masa kuliahnya ini dijadikan sebagai salah satu moment penting untuk belajar dengan para senior-seniornya yang ahli dalam Jurnalistik, tercatat beberapa nama ‘guru jurnalistik-nya” antara lain Imam Azis, Humaidi Abusami, Cholidy Ibhar, dan Ahmad Suady, dari para gurunya inilah yan menghantarkan Kholiq untuk menjadi salah satu Jurnalis yang handal. Ilmu-ilmu yang dipelajarinya dari para guru jurnalistiknya inilah yang mampu mengantarkan Kholiq menjadi jurnalanalis, selain kepiawainya tentang menulis, Kholiq juga pandai dan lihai dalam mebaca realitas social, sehingga dengan keahlinya ini pulalah yang menjadi salah satu modal awal untuk meniti karier dalam mewarnai dunia politik di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Wonosobo. Tabloid Tebuireng Post, merupakan awal kariernya sebagai jurnalis selain menjadi Frelance dibeberapa media massa sehingga ia memilih untuk focus dan lebih mendalami sebagai Jurnalis murni dan terjun sebagai wartawan Harian Umum Jawa Post untuk wilayah Jawa Tengah dan Derah Istimewa Yogyakarta. Gayung-pun bersambut, atas konsistensi dan kinerjanya yang memuasakan, pada tahun 1997-1999 Pimpinan Jawa Pos Dahlan Iskan, mempercayai Kholik dengan memberikan tugas yang lebih besar yakni menjadi General Manager sekaligus menjadi Pimpinan Redaksi Harian Umum Satria Pos untuk wilayah Banyumas. Dua tahun kemudian, Kholiq bersama teman-temanya kembali ditarik kembali kedalam “kandang” managemen Jawa Post dan mendirikan Jateng Post serta beberapa Koran radar yang didirikan Jawa Post. Tahun 2000an, merupakan awal Kholiq meluai menjajaki dunia politik di Kabupaten Wonosobo, atas amanat dari Muhaimin Iskandar ketua umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Ketua DPC PKB Wonosobo (saat iru Idam Kolid) Kholiq diberi mandate untuk mendampingi H Trimawan Nugrohadi untuk menjadi Wakil Bupati 2000-2005. Proses karir politiknya pun cukup cemerlang, setelah lima tahun menjabat sebagai wakil Bupati Wonosobo, Kholiq, atas anamah dari guru spiritualnya Kyai Nastir Dalhar (Mbah Nastir) Tieng Kejajar Wonosobo menjabat sebagai ketua DPC PKB Wonosobo seklaigus sebagai ‘ancang-ancang’ untuk menjadi Bupati pada periode selanjutnya mengggantikan Bupati sebelumnya Trimawan Nugrohadi. Walhasil, pada tahun 2005-1010 jabatan Bupati Wonosobo menjadi milik Kholik dan Drs. Mutohar, MM sebagai wakil Bupatinya. Kholik yang memiliki prinsip “Melayani dan Bermanfaat untuk Orang Banyak” adalah kata kunci yang selalu dipegangnya sejak usia masil kecil, sehingga tugasnya sebagai pelayan masyarakat Wonosobo ia jalani dengan sebaik-baiknya dengan penuh ketulusan. Karirnya adalam bidang politiknya pun kian melambung tinggi, atas visi misi dan progamnya yang mampu mendorong dan mendukung masyarakat Wonosobo, Kholik kembali dipercaya oleh para Kyai dan mayarakat untuk kembali memimpin Kabupaten Wonosobo pada periode 2010-2015 dan Maya Rosyida sebagai wakil bupatiya. Kini, Kholik bersama wanita kelahiran Banjarmasin 24 Januarai 1979 Aina Liza telah dikaruniani anak-anak yang sholeh-sholehah. Anak pertamanya dilahirkan saat gejolak bangsa Indonesia dalam keadaan revormasi, Mikail Omar Ma’roov yang dilahirkan di Purwokerto, 6 Agustus 1998 saat Kholik masih menjadi wartawan. Anak keduanya bernama Omar Laits Asfa yang dilahirkan di Wonosobo, 20 Oktober 2001 saat Kholik menjadi Wakil Bupati. Anak ketiga yang lahir di Surabaya, 13 Agustus 2010 diberinama Siti Nuur Khadijah

Sabtu, 19 Januari 2013

Profil Abdullah Zaen (Yayasan Tunas Ilmu Purbalingga)

PROFIL
Nama : Abdullah Zaen, Lc, M.A. bin Zaeni Muhajjat, BA, M.S.
Tempat/Tanggal Lahir : Purwokerto, 1 Juli 1980
Pekerjaan : Pengasuh Pondok Pesantren “Tunas Ilmu” Purbalingga dan dosen Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyyah “Imam Syafi’i” Jember
Alamat : Pondok Pesantren “Tunas Ilmu” Rt. 8 Rw. 2 Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah
Riwayat Pendidikan:
- Formal:
1985                : TK Pertiwi Banyumas Jawa Tengah
1986-1992       : SD Kejawar I Banyumas Jawa Tengah
1993                : Pondok Modern ar-Risalah Slahung Ponorogo Jawa Timur
1994-1998       : Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur
1999                : Fakultas Syari’ah Institut Studi Islam Darussalam Gontor
2000                : Ma’had Lughah Islamic University of Medina (IUM) KSA
2001-2004       : S1 Fakultas Hadits dan Dirasat Islamiyah IUM (Cumlaude)
2005-2009       : S2 Jurusan Aqidah IUM (Cumlaude)
- Non Formal :
2000-2009       : Belajar berbagai kitab pada:
  1. Syaikh Abdul Muhsin bin Hamd al-‘Abbâd: kitab Sunan Abi Dâwûd, sebagian dari Sunan at-Tirmidzi, al-Arba’în an-Nawawiyyah dan sebagian dari Sunan Ibn Mâjah .
  2. Syaikh Prof. Dr. Ibrahim bin ‘Âmir ar-Ruhaili: kitab: al-Ushûl ats-Tsalâtsah, Kasyf asy-Syubuhât, al-Qawâ’id al-Arba’, Kitab at-Tauhîd, Kitab al-Îmân li Abi ‘Ubaid al-Qâsim bin Sallâm, sebagian dari Kitab al-Qadar li Ibn Wahb, sebagian dari  Kitab as-Sunnah li al-Khallâl, Kitab al-I’tiqâd li Ibn Abi Ya’la, Syarh as-Sunnah li al-Muzani, Mauqif Ahl as-Sunnah min Ahl al-Ahwâ’ wa al-Bida’, sebagian dari Riyâdh ash-Shâlihîn, Ushûl as-Sunnah li al-Imam Ahmad, sebagian dari at-Tadmuriah dan sebagian dari al-Hamawiyah.
  3. Syaikh. Prof. Dr. Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-‘Abbâd: kitab Fâ’idah Jalîlah fî Qawâ’id al-Asmâ’ al-Husna, sebagian dari al-Adab al-Mufrad, sebagian dari Tharîq al-Wushûl, sebagian dari al-Qawâ’id al-Mutsla, dan sebagian dari al-’Aqîdah al-Wâsithiyah.
  4. Syaikh. Dr. Shalih bin Sa’ad as-Suhaimy: kitab Kasyf asy-Syubuhât.
  5. Syaikh. Dr. Sulaiman bin Salîmullah ar-Ruhaily: sebagian dari kitab Manâr as-Sabîl, sebagian dari al-Waraqât, sebagian dari Manzhûmah al-Qawâ’id al-Fiqhiyyah li as-Sa’dy.
  6. Syaikh ‘Ubaid al-Jâbiry: sebagian dari kitab Syarh as-Sunnah li al-Barbahâry.
  7. Syaikh Prof. Dr. Muhammad bin Khalîfah at-Tamîmi: sebagian dari kitab al-Hamawiyah.
  8. Syaikh Dr Abdullah bin Abdurrahîm al-Bukhâry: sebagian dari kitab al-Bâ’its al-Hatsîts.
  9. Syaikh Abdurrahman ar-Raddâdy: sebagian dari Matan Abi Syuja’.
Keorganisasian:
-       Sekertaris Pimpinan Pondok Modern Gontor (tahun 1999).
-       Ketua Mahasiswa Indonesia Islamic University of Medina (tahun 2003).
-       Pembina Yayasan ar-Raudloh Jogjakarta (tahun 2006 hingga sekarang).
-       Pembina Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga (tahun 2010 hingga sekarang)
-       Takmir Masjid Agung Darussalam Purbalingga – Bagian Imarah (tahun 2010 hingga sekarang)
Pengalaman Kerja:
-       Guru Kulliyyatul Mu’allimin al-Islamiyah Pondok Modern Gontor (1999-2000)
-       Penerjemah di Badan Penyuluhan Haji Kementrian Agama Arab Saudi, hampir pada setiap musim haji, sejak tahun 2003 hingga 2009.
Karya Ilmiah:
- Buku berbahasa Indonesia:
  1. Imam Syafi’i Menggugat Syirik, Pembelaan Imam Syafi’i dan Para Pengikutnya terhadap Tauhid (diterbitkan oleh Maktabah al-Hanif Jogjakarta tahun 2007).
  2. 14 Contoh Praktek Hikmah dalam Berdakwah (diterbitkan oleh Pustaka Muslim Jogjakarta tahun 2007).
- Buku terjemahan dan editan:
  1. Untaian Mutiara Khutbah dan Nasehat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di Haji Wada’. Terjemahan dari Khuthab wa Mawâ’izh min Hajjah al-Wadâ’ karya Syaikh Prof. Dr. Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-’Abbâd al-Badr (diterbitkan di Madinah).
  2. Ulama Mekah dan Nejd Bersatu Padu Membela Tauhid dan Memerangi Kesyirikan – Dokumen Nota Kesepakatan Ulama Mekah dan Ulama Nejd dalam Masalah Tauhid. Terjemahan dari al-Bayân al-Mufîd fî mât tafaqa ‘alaihi ‘Ulama Mekkah wa Najd min ‘Aqâ’id at-Tauhîd (diterbitkan oleh Islamic Centre Hauthah Sudair Riyadh).
  3. Biarkan Syi’ah Bercerita tentang Agamanya. Terjemahan dan ringkasan dari kaset Waqafât ma’a Du’ât at-Taqrîb oleh Syaikh Abdullah as-Salafy (diterbitkan oleh Pustaka Muslim Jogjakarta).
  4. Pancaran Nilai-nilai Keimanan dalam Ibadah Haji – Studi tentang Keterkaitan Ibadah Haji dengan Aqidah Seorang Muslim. Terjemahan dan ringkasan dari buku Durûs ‘Aqadiyyah Mustafâdah min al-Hajj karya Syaikh Prof Dr. Abdurrazzâq bin Abdul Muhsin al-’Abbâd al-Badr.
  5. Penjatuhan Vonis Kafir dan Aturannya. Terjemahan dari at-Takfîr wa Dhawâbithuh karya Syaikh Prof. Dr. Ibrahim bin ‘Amir ar-Ruhaily (diterbitkan Darus Sunnah Jakarta).
- Makalah:
  1. Upaya Menjaga Kemurnian Islam – Menyoal Tahdzîr dan Norma-normanya.
  2. Perpustakaan Pak Ustadz – Daftar Buku-buku Primer bagi Para Da’i.
  3. Penggugur Dosa.
  4. Agama adalah Nasehat.
  5. Indahnya Islam
  6. Berdakwah dengan Akhlak Mulia
  7. Berdakwah dengan Hati
  8. Beberapa Kaidah Penting Tafsir
  9. Beberapa Pembahasan Penting tentang Isti’adzah
  10. Beberapa Pembahasan Penting tentang Basmalah
  11. Tafsir Surat al-Fatihah
  12. Tafsir Surat an-Nas
  13. dan lain-lain.
- Karya Tulis Berbahasa Arab (belum diterbitkan):
  1. Tahrîk al-Ushbu’ fi at-Tasyahhud.
  2. Manzilah ash-Shahâbah Bain al-Ghulâh wa al-Jufâh.
  3. Ta’rîf Tauhîd al-Asmâ’ wa ash-Shifât wa ‘Alâqatuh bi Aqsâm at-Tauhîd al-Ukhrâ.
  4. Nawâqidh Tauhîd ar-Rubûbiyyah.
  5. Tahqîq al-Qaul fî mâ Nusiba ilâ al-Imâm Mâlik fî anna al-Îmân Yazîd wa Tawaqqufuh ‘an an-Nuqshân.
  6. Mazhâhirul Inhirâf fî Tauhîd al-’Ibâdah ladâ Ba’dh Muslimî Indonesia wa Mauqif al-Islâm minhâ (tesis).
Sumber: TunasIlmu.com

Rabu, 19 September 2012

PROFIL AKHMAD SUHERMAN, ST Bin SUCIPTO (Den Herman Wonosobo)

Nama                                   : Akhmad Suherman, ST
Tempat & Tanggal Lahir          : Wonosobo, 01 Maret 1985
Alamat                                 : Jln. Raya Sukoharjo Km 2
                                             Brenkoque Mergosari RT01/01
                                             Desa Mergosari Kecamatan Sukoharjo 56363
Status Pernikahan                  : Menikah dengan Eti Mayasari S.Pd.I                                   
Agama                                  : Islam
Golongan Darah                    : O
Jenis Kelamin                       : Laki-laki
Pendidikan                           : SD N Mergosari
                                             SMP N 1 Sigaluh
                                             SMK N 2 Purwokerto (6 Bulan)
                                             STM Panca Bhakti Banjarnegara (3 Bulan)
                                             SMA N 1 Sigaluh Banjarnegara
                                             Teknik Arsitektur, UNSIQ JATENG di Wonosobo
Pengalaman kerja & Organisai : Ketua Kelas di SD, SMP & SMA
                                             OSIS semasa sekolah
                                             KPMD PNPM Desa mergosari
                                             Pernah sebagai Sekretaris TPK-PNPM Mergosari
                                             Penah menjadi Ketua Pemuda Dusun Mergosari
                                             Ketua Brenkoque Van Java Football Club
                                             Anggota FKPM Desa Mergosari
                                             AGRO Radio Crew Sukoharjo
                                             E-KTP Kec. Sukoharjo
                                             ARSITEK Design
                                             JANKAR MUDA Kecamtan Sukoharjo
                                             Sekretaris II GP ANSOR PAC Sukoharjo
                                             Anggota GP ANSOR PC Wonosobo

PPKH Wonosobo 2015 sampai Sekarang Owner KELUARGA PUCUK MERAH Channel Youtube Owner BEDALY ZONE (Internet Servise Provider)

Selasa, 18 September 2012

PROFIL ETI MAYASARI, S.Pd.I (Mergosari, Sukoharjo)

Nama                             : Eti Mayasari, S.Pd.I
Tempat & Tanggal Lahir  : Wonosobo, 22 Desember 1987
Jenis Kelamin                 : Perempuan
Alamat                           : JLn. Raya Sukoharjo Km 2. Brenkoque No 24.
                                        Mergosari RT 01 RW 01, Mergosari Sukoharjo
                                        Wonosobo  56363
Gol Darah                      : B
Status Perkawinan          : Menikah dengan Akhmad Suherman, ST
Pekerjaan                       : MTS Ma'arif NU Sukoharjo
Pendidikan                     : SD Negeri Mergosari
                                        SMP Negeri 1 Sigaluh Banjarnegara
                                        SMK Negeri 1 Wonosobo
                                        UNSIQ Jateng di Wonosobo
Pengalaman Kerja &
Organisasi                      :  Pernah Menjadi Sekretaris OSIS
                                        Pernah Menjadi Sekretaris IPPNU PAC Sukoharjo
                                        Pernah Menjadi Penggurus IPPNU PC Wonosobo
                                        Pernah Menjadi KPMD Desa Mergosari
                                        Pernah Menjadi Bendahara TPK Mergosari
                                        Pernah Menjadi Bendahara Organisasi Sosial Mergosari
                                        Bendahara Paket C "  Nawa Nartika "
                                        Bendahara MTS Ma'arif NU Sukoharjo
                                        Bendahara FITK UNSIQ Korlap Sukoharjo
                                        Sekretaris II Fatayat PAC Sukoharjo

FACEBOOK                 : https://www.facebook.com/Jeunk.etty.Mayasari 

Kamis, 13 September 2012

PROFIL H. HASAN ASY'ARI,S.Pd.I, MM Bin S. CHOBARUDIN (Mergosari Sukoharjo)


Data Diri :
Anggota DPRD Partai Kebangkitan Bangsa
Tempat Tanggal Lahir            : Wonosobo, 08 Juli 1975
Agama                                    : Islam
Alamat                                    : Mergosari RT 04/04 Sukoharjo
Pendidikan Terakhir              : Strata 1(UNSIQ WONOSOBO), S2 (UNSOED PURWOKERTO) 
Pengalaman Organisasi       : 
  1. Pernah menjadi ketua IPNU ranting Mergosari
  2. Pernah menjadi Ketua IPNU Anak Ranting Sukoharjo
  3. Ketua IPNU Anak Cabang Wonosobo
  4. Ketua PMII (persatuan mahasiswa Islam indonesia) Wonosobo
  5. SeKjen PKB
  6. Penasehat GP ANSOR PAC Sukoharjo
  7. Penasehat GP ANSOR PC Wonosobo
  8. Dsb, 
Pernah Menjadi, Anggota DPRD Wonosobo & DPRD Jawa Tengah

Senin, 10 September 2012

PROFIL GATHOT SUDARTO, SH Bin ABDUROKHMAN (Mergosari Sukoharjo)


Gathot Sudharto , Lahir di Wonosobo  pada Tanggal 16 Maret 1975 putra dari pasangan Abdurokhman dan Salminah ( Almarhumah ) .
Pendidikan dasarnya di selesaikan di Sekolah Dasar Inpres Mergosari pada Tahun 1986 , SMP N Sigaluh  ( 1989 )  dan SMA Negeri 1 Banjarnegara ( 1992 )
Istri yang merupakan teman sewaktu di SMA  bernama Ngalimatul Faoziyah (Almarhumah) dan Anak bernama Khalda Hanin Ashma .
Semasa di bangku sekolah aktif  dalam kegiatan OSIS dan dan Pramuka . di antaranya dalah Ketua Osis SMP Sigaluh ( 1987 – 1988 ) , Ketua OSIS SMA 1 Banjarnegara ( 1990 – 1991 )  dan sedang melanjutkan  program sarjana Ilmu Hukum di Unwiku Purwokerto.
Selain itu selepas SMA aktif di beberapa kegiatan antara lain : Sekretaris IPNU Kecamatan Leksono ( 1992-1995 ) . Guru Wiyata Bakti MI Mergosari ( 1993 – 1998 ) , Guru Wiyata MTS Ma’aarif Sukoharjo ( 1998 -1999 ) ,  Ketua II Tanfidziyah MWC NU Sukoharjo ( 2005 – 2008 ) ,
Jabatan sekarang :
  1. Sekretaris Desa Mergosari ( sejak 2001 )
  2. Komandan BANSER Sukoharjo ( 2008 – 2013 )
  3. Koordinator bidang pengkaderan MWC NU Sukoharjo 
  4. Ketua Umum GP ANSOR PAC Sukoharjo ( 2012 - 2017 )
  5. Wakil Ketua GP ANSOR PC Wonosobo ( 2012 - 2017 )

Senin, 17 Agustus 2009

PROFIL ABDURRAHMAN WAHID / GUSDUR

DATA PRIBADI
Kewarganegaran :
Indonesia
Tempat, Tanggal Lahir :
Jombang Jawa Timur, 4 Agustus 1940
Istri :
Sinta Nuriyah
Anak :
1. Alissa Qotrunnada Munawaroh (P)
2. Zannuba Arifah Chafsoh (P)
3. Annita Hayatunnufus (P)
4. Inayah Wulandari (P)
ALAMAT
Rumah :
Jl. Warung Silah No. 10, Ciganjur
Jakarta Selatan 12630 - Indonesia
PENDIDIKAN
1966-1970
Universitas Baghdad, Irak
Fakultas Adab Jurusan Sastra Arab


1964-1966
Al Azhar University, Cairo, Mesir
Fakultas Syari'ah (Kulliyah al-Syari'ah)
1959-1963
Pesantren Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur, Indonesia
1957-1959
Pesantren Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia
JABATAN
1998-Sekarang
Partai Kebangkitan Bangsa, Indonesia
Ketua Dewan Syura DPP PKB
2004-Sekarang
The WAHID Institute, Indonesia
Pendiri
2000-Sekarang
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Indonesia
Mustasyar
2002-Sekarang
Universitas Darul Ulum, Jombang, Jawa Timur, Indonesia
Rektor
PENGALAMAN JABATAN
1999-2001
Presiden Republik Indonesia
1989-1993
Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat RI
1987-1992
Ketua Majelis Ulama Indonesia
1984-2000
Ketua Dewan Tanfidz PBNU
1980-1984
Katib Awwal PBNU
1974-1980
Sekretaris Umum Pesantren Tebu Ireng
1972-1974
Fakultas Ushuludin Universitas Hasyim Ashari, Jombang
Dekan dan Dosen
PENGALAMAN ORGANISASI
2003
Gerakan Moral Rekonsiliasi Nasional
Penasehat
2002
Solidaritas Korban Pelanggaran HAM
Penasehat
1990
Forum Demokrasi
Pendiri dan Anggota
1986-1987
Festifal Film Indonesia
Juri
1982-1985
Dewan Kesenian Jakarta
Ketua Umum
1965
Himpunan Pemuda Peladjar Indonesia di Cairo - United Arab Republic (Mesir)
Wakil Ketua
AKTIVITAS INTERNASIONAL
2003-Sekarang
Non Violence Peace Movement, Seoul, Korea Selatan
Presiden
2003-Sekarang
International Strategic Dialogue Center, Universitas Netanya, Israel
Anggota Dewan Internasional bersama Mikhail Gorbachev, Ehud Barak and Carl Bildt
2003-Sekarang
International Islamic Christian Organization for Reconciliation and Reconstruction (IICORR), London, Inggris
Presiden Kehormatan
2002-Sekarang
International and Interreligious Federation for World Peace (IIFWP), New York, Amerika Serikat
Anggota Dewan Penasehat Internasional
2002
Association of Muslim Community Leaders (AMCL), New York, Amerika Serikat
Presiden
1994-Sekarang
Shimon Perez Center for Peace, Tel Aviv, Israel
Pendiri dan Anggota
1994-1998
World Conference on Religion and Peace (WCRP), New York, Amerika Serikat
Presiden
1994
International Dialogue Project for Area Study and Law, Den Haag, Belanda
Penasehat
1980-1983
The Aga Khan Award for Islamic Architecture
Anggota Dewan Juri
PENGHARGAAN
2004
Anugrah Mpu Peradah, DPP Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia, Jakarta, Indonesia
2004
The Culture of Peace Distinguished Award 2003, International Culture of Peace Project Religions for Peace, Trento, Italia
2003
Global Tolerance Award, Friends of the United Nations, New York, Amerika Serikat
2003
World Peace Prize Award, World Peace Prize Awarding Council (WPPAC), Seoul, Korea Selatan
2003
Dare to Fail Award , Billi PS Lim, penulis buku paling laris "Dare to Fail", Kuala Lumpur, Malaysia
2002
Pin Emas NU, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Jakarta, Indonesia.
2002
Gelar Kanjeng Pangeran Aryo (KPA), Sampeyan dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono XII, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
2001
Public Service Award, Universitas Columbia , New York , Amerika Serikat
2000
Ambassador of Peace, International and Interreligious Federation for World peace (IIFWP), New York, Amerika Serikat
2000
Paul Harris Fellow, The Rotary Foundation of Rotary International
1998
Man of The Year, Majalah REM, Indonesia
1993
Magsaysay Award, Manila , Filipina
1991
Islamic Missionary Award , Pemerintah Mesir
1990
Tokoh 1990, Majalah Editor, Indonesia
DOKTOR KEHORMATAN
2003
Netanya University , Israel
2003
Konkuk University, Seoul, South Korea
2003
Sun Moon University, Seoul, South Korea
2002
Soka Gakkai University, Tokyo, Japan
2000
Thammasat University, Bangkok, Thailand
2001
Asian Institute of Technology, Bangkok, Thailand
2000
Pantheon Sorborne University, Paris, France
1999
Chulalongkorn University, Bangkok, Thailand
HOBI
Mendengarkan dan menyaksikan pagelaran Wayang Kulit.
Mendengarkan musik, terutama lagu-lagu karya Beethoven berjudul Symphony No. 9 th, Mozart dalam 20 th piano concerto, Umm Khulsum dari Mesir, Janis Joplin dan penyanyi balada Ebiet G. Ade.
Mengamati pertandingan sepak bola, terutama liga Amerika latin dan liga Eropa.
Mendengarkan audio book, terutama mengenai sejarah dan biografi.
Abdurrahman Wahid telah menghasilkan beberapa buah buku. Hingga saat ini dia terus menulis kolom di sejumlah surat kabar. Selain itu, dia masih aktif memberikan ceramah kepada publik di dalam maupun luar negeri.