Rabu, 12 September 2012

Pasar Buah Sawangan di Kawasan Agropolitan Wonosobo : SISTEMATIKA PEMBAHASAN


1.8. SISTEMATIKA PEMBAHASAN
Laporan Tugas Akhir ini disusun dalam 3 (tiga) bagian yang mencakup bagian awal, bagian pokok, dan bagian akhir. Bagian awal yang terdiri dari halaman judul, halaman pengesahan, lembar persembahan, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel, dan daftar lampiran. Pada bagian akhir terdiri dari daftar pustaka dan lampiran-lampiran. Sebagian besar dari penyusunan  Laporan Tugas Akhir ini terletak pada bagian pokok yang terdiri dari 5 (Lima) bab. Pada garis besarnya sistematika penulisannya adalah sebagai berikut :
BAB I      : PENDAHULUAN
Membahas mengenai judul dan pengertian judul, latar belakang, tujuan dan sasaran, perumusan masalah, lingkup pembahasan, lingkup wilayah perencanaan dan lokasi perencanaan, metode pembahasan serta sistematika pembahasan.
BAB II     : TINJAUAN UMUM PASAR BUAH
Membahas tentang Tinjauan Pasar, yaitu mengenai Pengertian Pasar, Jenis pasar, Proses kegiatan pasar, Bentuk dan pola pasar, Sejarah dan Perkembangan pasar di Indonesia, Pasar di Wonosobo. Tinajuan umum Pasar Buah Sawangan, yaitu membahas mengenai pengertian, Perbandingan prinsip antara pasar Tradisional dan pasar modern, Tinjauan pameran, Fungsi dan tujuan, Aktifitas dan Pelaku kegiatan, Sirkulasi. Kawasan Sawangan sebagai kawasan agribisnis, yaitu mencakup pengertian agribisnis,  Sistem Agribisnis, Perencanaan Agribisnis, Studi Pengamatan pada Puspa Agro Sidoarjo dan Agro Wisata Soropadan Temanggung.

BAB III    : TINJAUAN WILAYAH PERENCANAAN
Membahas mengenai Kabupaten Wonosobo, Tinjauan Umum Kawasan Agropolitan Wonosobo, Tinjauan umum Kawasan Sawangan, Penentuan lokasi, kesimpulan batasan dan anggapan serta Gambar lokasi perencanaan dan kondisi saat ini

BAB IV    : PENDEKATAN KONSEP PERENCANAAN DAN  PERANCANGAN PASAR BUAH SAWANGAN
Batasan perencanaan, Pendekatan umum perancangan, Pendekatan program ruang yang mencakup fasilitas, kebutuhan ruang, studi besaran ruang, hubungan antar ruang. Pendekaran pola tata ruang. Pendekatan konsep tata ruang luar yang terdiri dari : pendekatan konsep kegiatan, pendekatan konsep orientasi bangunan, pendekatan konsep pencapaian, pendekatan konsep sirkulasi dalam site, pendekatan konsep vegetasi, lansekap, pendekatan konsep pintu masuk, pendekatan konsep ruang parkir, pendekatan konsep utilitas. Pendekatan sistem struktur,

BAB V     : KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN
Mengungkapkan hasil kajian analisa dari faktor-faktor yang mempengaruhi obyek yang dimaksud. Sehingga hasilnya dapat mendasari hasil rancangan dengan tetap mengacu pada pendekatan konsep perencanaan yang terdiri dari konsep penentuan tapak, konsep pengolahan tapak serta konsep dasar perancangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar