Minggu, 10 Januari 2021

Turut berbelasungkawa atas musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJY-182 rute Jakarta-Pontianak.

إنا لله وإنا إليه راجعون. 
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun ..

Kemarin siang tgl 09-01-2021. Satu demi satu penumpang mendekat ke pintu keberangkatan di Soekarno Hatta. Petugas check in pun menyambut mereka dengan senyum.

Para penumpang pun bergembira, tanpa curiga bahwa ajal sedang menantinya, bahwa itulah waktu terakhir baginya di dunia.

Demikianlah sekitar 50 penumpang dan 12 kru pesawat mendekati takdirnya.
Ada yang masih muda, bayi, seorang ibu, seorang ayah, 
Mereka di takdirkan dalam satu tujuan, satu tempat, satu waktu, tanpa dibedakan ajalnya.

Tak ada yang tertukar. 
Tak maju sedetikpun dan tak mundur sesaatpun.
Allah SWT menyeleksi dengan perhitungan yang sangat tepat. 

Proses pembelian tiket, check in, terbang dan sampai akhir perjalanan, hanya sebuah proses jalan untuk pulang, menjumpai takdir yang tertulis di Lauh Mahfudz. Sebuah catatan yang tak pernah kita lihat, tapi kita jumpai.

Lalu kapan giliran kita pergi ? Hanya Allah SWT yang tahu.
Yang pasti hendaknya kita senantiasa dalam taqwa dan mempersiapkan bekalnya, karena kepergian kita bisa setiap saat, kapanpun dan dalam keadaan apapun.

Semoga hal ini menjadi renungan kita semua..

Turut berbelasungkawa atas musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJY-182 rute Jakarta-Pontianak.

*SEMOGA SEMUA SAUDARA MUSLIM KITA YANG MENJADI KORBAN JATUHNYA PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJY-182  MENDAPAT AMPUNAN DAN MENDAPAT TEMPAT TERBAIK DISISI ALLAH 'AZZA WA JALLA , SERTA PARA KELUARGA YANG DITINGGALKAN DI BERIKAN KESABARAN ,  KETABAHAN , KE IKHLASAN DAN PAHALA KE IMANAN YANG BAIK DALAM MENGHADAPI UJIAN INI*... 

Aamiin .. Yaa Robbal 'Aalamiin 🤲🤲😌🤲🤲

@Defrizal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar