3.4.
PENENTUAN LOKASI
Batasan : Lokasi perencanaan Pasar Buah Sawangan
di Wonosobo yang disediakan adalah di Desa Sawangan Kecamatan Leksono Kabupaten
Wonosobo. Dimana perencanaan Pasar Buah Sawangan tersebut masih dalam satu
kesatuan dari pembangunan fisik Kawasan Agropolitan Rojonoto.
Penentuan lokasi tersebut mempunyai dasar pertimbangan
antara lain :
- Kemudahan pencapaian dari pusat pertanian Kawasan Agropolitan Rojonoto
- Dukungan pola transportasi umum yang cukup baik.
- Kemugkinan adanya hubungan sosialisasi dengan masyarakat sekitar Kawasan Agropolitan Rojonoto.
- Menyentralkan pusat perdagangan pertanian diwilayah Kawasan Agropolitan Rojonoto Kabupaten Wonosobo.
3.4.1. Lokasi Alternatif
a. Alternatif Pemilihan
Lokasi
Alternatif I : Kawasan Kecamatan Leksono Desa Sawangan
1. Berada
di wilayah Leksono, komplek Terminal Sawangan tepatnya Desa Sawangan merupakan
wilayah Kawasan Agropolitan Rojonoto.
2. Pencapaian
yang mudah dari pusat kota
Wonosobo.
3. Berada
di jalan Provinsi yang menghubungkan antar Kabupaten.
4. Dilalui
jalur angkutan Desa.
5. Memiliki
nilai ekpose yang tinggi pada tampilan bangunan.
6. Tersedianya
jaringan listrik, telepon, PDAM, dan Drainase yang mewadahi.
7. Lokasi
sangat strategis karena berada di sekitar komplek Terminal Sawangan yang menghubungkan
antar Kecamatan dan Kabupaten.
8. Merupakan
salah satu Kawasan Agropolitan di Kabupaten Wonosobo.
b. Alternatif
II : Kawasan Kecamatan Selomerto
1. Berada
di Wilayah Selomerto merupakan wilayah yang dilalui oleh tranportasi umum.
2. Adanya
jalur agkutan kota.
3. Adanya
pusat perdagangan yaitu pasar tradisional.
4. Dekat
dengan pemukiman penduduk.
5. Tersedinya
jaringan listrik PLN, jaringan air PDAM dan telepon yang mewadahi.
6. Masih
berada di Kawasan Agropolitan Kabupaten Wonosobo.
Kriteria dari penilaian alternatif Lokasi dan bobot
penilaiannya :
- Mudah dalam pencapaian : Bobot 10 poin
- Kawasan Agropolitan Rojonoto : Bobot 10 poin
- Kawasan Pemerintahan : Bobot 10 poin
- Lokasi strategis dan ekpose yang tinggi :
Bobot 10 poin
Sistem dari penilaian :
1. Sangat mendukung : 3 poin
2.
Mendukung :
2 poin
3.
Kurang mendukung :
1 poin
Tabel
3.12. : Kriteria dari Pemilihan Site
|
No
|
Kriteria
|
Bobot
|
Alternatif I
|
Alternatif II
|
|
1
|
Mudah pencapaian
|
10
|
3 (10x3) = 30
|
3 (10x3) = 30
|
|
2
|
Kawasan agropolitan
|
10
|
3 (10x3) = 30
|
2 (10x2) = 20
|
|
3
|
Kwsn. pemerintahan
|
10
|
1 (10x1) = 10
|
2 (10x2) = 20
|
|
4
|
Lokasi strategis
|
10
|
3 (10x3) = 30
|
1 (10x1) = 10
|
|
Jumlah
|
100
|
80
|
||
Berdasarkan hasil penilaian yang dilihat
dari berbagai kriteria dari pemilihan alternatif antara alternatif I dan
alternatif II maka lokasi yang terpilih adalah lokasi pada alternatif I yaitu
pada lokasi Kawasan Kecamatan Leksono Desa Sawangan.
Hal ini diperoleh berdasarkan jumlah
nilai yang dihasilkan setelah dianalisa dari berbagai hal. Sehingga Kecamatan Leksono menjadi pilihan
utama untuk perencanaan Pasar Buah Sawangan yang nantinya diharapkan selain
menjadi pusat perdagangan hasil pertanian
juga dapat menjadi pusat agrobisnis kota Wonosobo.
Hasil lokasi terpilih berada di wilayah
Kecamatan Leksono Desa Sawangan :
Data lokasi terpilih antara lain :
§ Lokasi
masih dalam satu Kawasan Agropolitan Rojonoto.
§ Lokasi
dilalui oleh kendaraan umum dan pribadi
§ Lokasi
terletak pada zona umum
§ Pada
kawasan pertanian
§ Terletak
disekitar komplek Terminal antar Kecamatatan
§ Mempunyai
aksesibilitas yang tinggi
§ Dekat
dengan sarana angkutan umum
§ Mudah
dalam pencapaian
§ Mempunyai
nilai ekpose yang tinggi.
3.4.2.
Penentuan Tapak
a. Dasar
Pertimbangan
Menurut Frank Lloyd Wright “Setiap site
akan melahirkan satu karakter bentuk dan setiap karakter bentuk akan cocok
ditempatkan pada site yang sesuai”.
Untuk memperoleh tapak perencanan Pasar Buah Sawangan yang
sesuai, maka diperlukan pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut :
1. Pencapaian
mudah.
2. Letak
yang trategis.
3. View
yang baik.
4.
Memungkinkan pengembangan
bangunan.
5.
Site siap untuk dibangun.
6.
Luasan site mencukupi.
7.
Dekat dengan pusat kegiatan pertanian
b. Penentuan
Tapak
Setelah dilakukan
pertimbangan-pertimbangan, Kemudian di tentukan tapak untuk perencanaan dan
perancangan Pasar Buah Sawangan secara fisik. yaitu dengan menentukan gedung-gedung
yang akan di rencanakan di kawasan tersebut.
c. Studi
Tapak
1. Faktor Peruntukan Lahan
-
Sesuai dengan perencanaan dan perancangan fisik Pemerintah Kabupaten
Wonosobo.
-
Sebagai fasilitas utama
dalam perdagangan buah-buahan
berupa gedung-gedung.
2. Faktor Kondisi Lingkungan
-
Luas Tapak
-
Bentuk
dasar tapak adalah memiliki beberapa macam bentuk, dengan kontur tanah yang
lumayan rata dengan jenis tanah alluvial.
-
Kondisi lingkungan di
sekitar tapak
-
Berdekatan dengan komplek Terminal Sawangan dan
berada dikawasan Agropolitan Rojonoto
dan dikelilingi oleh permukiman penduduk.
3. Faktor pencapaian
Dekat dengan komplek Terminal
Sawangan yang merupakan terminal penghubung antar Kecamatan dan Kabupaten.
4. Faktor Penyediaan Tanah
Tapak yang akan dibangun
merupakan kesatuan dari rencana induk perencanaan Kawasan Agropolitan Rojonoto,
yang diasumsikan berupa tanah kosong dan siap untuk dibangun.
5. Faktor Infra Struktur
Fasilitas Infra
struktur yang ada, jalan kolektor primer, saluran roil, jaringan listrik,
telepon, dan sumber air PDAM.
6. Peraturan Teknis Bangunan
Sesuai dengan Rencana
Induk perencanaan Kabupaten Wonosobo, maka ditentukan beberapa peraturan untuk
pembanguan fasilitas pasar guna mendukung kegiatan perdagangan antara lain :
-
Luas Tapak : Terpenuhi
-
KDB : 60 %
-
GSB : Jln.Raya Banyumas = 12 M
dari jalan Utama
-
KLB : 4 - 5
lantai
Kapan?
BalasHapus